Tips Memilih dan Merawat Kemeja Kantor

Kemeja kantor merupakan pakaian sehari-hari yang digunakan saat bekerja di kantor. Setiap instansi maupun perusahaan membutuhkan kemeja kantor untuk pimpinan maupun karyawannya dalam rutinitas kesehariannya. Kemeja kantor digunakan selama masa kerja, umumnya sepekan mulai hari Senin sampai Sabtu.
Pada beberapa hari tertentu, kemeja yang dikenakan biasanya bervariasi agar tidak menimbulkan nuansa kejenuhan dan tampilan yang monoton. Misalnya hari Senin kemeja yang digunakan adalah kemeja putih cerah, kemudian pada Kamis kemeja biru muda lalu pada hari Jumat mengenakan kemeja batik.



Kemeja yang dikenakan setiap harinya haruslah bersih, rapi, dan menarik. Hal ini akan membuat rasa percaya diri pemakainya meningkat. Produktifitas kerja pun bisa ikut meningkat. Rekan atau klien kerja pun akan senang berinteraksi.Nah, berikut adalah beberapa tips memilih dan cara merawat kemeja kantor.

Tips Memilih Kemeja Kantor
Mengenakan kemeja kantor tidak boleh sembarangan apalagi bertentangan dengan kode etik di kantor. Tips memilih kemeja berikut bisa jadi membantu Anda dalam menunjang kerja sehari-hari.

Pertama, pilihlah dan gunakan kemeja kantor yang polos dan sederhana. Sederhana bukan berarti harus kain murahan atau kemeja yang tidak bersih, namun sederhana lebih merujuk pada jahitan yang rapi (jahitan dari dalam) dan penggunaan warna yang sedikit, misalnya satu atau dua warna saja. Biasanya kemeja seperti ini lebih sering digunakan untuk keperluan kerja sehari-hari.

Kesan polos dan sederhana menunjukkan aura pemakai yang terlihat lebih berwibawa dan bersih. Hal ini berbeda dengan seragam kerja di luar kemeja kantor yang bisa membutuhkan banyak warna atau warna kombinasi agar menunjukkan sikap dinamisnya.



Kedua, gunakanlah kemeja kantor yang sesuai dengan ukuran badan. Biasanya pimpinan/manajemen kantor akan membebaskan karyawannya menentukan sendiri jenis kemeja yang digunakan walaupun ada standar tertentu yang telah ditetapkan.

Ukuran kemeja kantor M pada pria, misalnya, adalah untuk ukuran tubuh dengan panjang badan 70 cm, lingkar dada 108 cm, dan panjang tangan 60 cm. Sedangkan untuk kemeja kantor wanita, ukuran M misalnya digunakan pada wanita yang berukuran panjang badan 64 cm, lingkar dada 92 cm, lingkar pinggul 100, dan panjang tangan 23 cm untuk kemeja lengan pendeknya. Begitu seterusnya.

Ketiga, pilih dan gunakanlah bahan atau jenis kain untuk kemeja kantor yang berkualitas dan kuat. Sehingga tidak perlu repot lagi akan keawetan dan cara merawatnya.



Tips Merawat Kemeja Kantor
Seringkali kemeja yang digunakan untuk keperluan di kantor dibersihkan seadanya tanpa memperhatikan sisi lainnya. Kemeja kantor digunakan sehari-hari membutuhkan perawatan yang baik agar awet dan tahan lama serta tidak berbau. Berikut tips-tips cara merawatnya.

Pertama, perhatikan jenis kain atau bahan yang digunakan. Kain katun yang sering digunakan, biasanya lebih mudah menyerap keringat yang keluar dan mudah sekali kotor karena keringat. Nah, bahan kemeja seperti ini harus sering dibersihkan terutama pada kerahnya atau pada bagian kancing pergelangan tangan pada kemeja lengan panjang.



Anda juga bisa mensiasatinya dengan menyediakan stok tambahan kemeja kantor. Namun tidak perlu khawatir, kebanyakan kantor sudah menyediakan ruangan kerja yang dilengkapi pendingin sehingga kemeja kotor akibat keringat bisa diminamalisir.

Kedua, perhatikan pula panduan dalam merawat kemejanya. Pada kemeja kantor tertentu terdapat panduan cara merawatnya. Ketiga, gunakan bahan pembersih (deterjen) yang halus, lembut, dan wangi. Anda bisa mencuci menggunakan mesin cuci atau dengan tangan. Jika Anda khawatir tidak bisa mencuci bersih atau terlalu sibuk, gunakan jasa laundry untuk membersihkannya hingga menyetrikanya.


Keempat, jemurlah hingga kering agar bersih dan jamur pun tidak menempel di kemeja kantor Anda serta perhatikan kebersihan lemari pakaian Anda.

Tips Memilih Seragam Kerja yang Tepat

Seragam kerja adalah kebutuhan utama bagi setiap pekerja atau karyawan. Seragam ini melambangkan identitas dan menunjukkan bagaimana posisi pemakainya. Seragam yang digunakan untuk bekerja bukan sekedar penutup badan semata, namun lebih dari itu.

Seragam dalam dunia kerja merupakan pakaian tertentu yang telah ditetapkan oleh atasan atau manajemen suatu instansi, perusahaan atau sebuah usaha. Seragam biasanya mempunyai standar sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Seragam untuk bekerja dibuat dengan konsep tertentu.


Model seragamnya pun berbeda-beda untuk tiap jenis pekerjaan, misalnya seragam satpam desain warnanya adalah putih dan hitam yang terkesan kuat dan gagah atau seragam otomotif yang biasanya lebih variatif dengan kombinasi warna, sehingga kesannya pun lebih dinamis. Itulah hal yang perlu diketahui tentang seragam kerja.

Penggunaan Seragam Kerja
Seragam kerja digunakan oleh sebagian besar perusahaan atau badan usaha termasuk dalam instansi pemerintahan. Untuk setiap pekerja atau karyawan biasanya seragam yang digunakan hampir sama desain maupun motifnya, walaupun berbeda warna serta ukuran yang digunakan.

Untuk jajaran pimpinan seragam yang digunakan pun berbeda dengan seragam yang digunakan karyawan, walaupun pada saat tertentu seragam kerja antara pimpinan maupun karyawan (staf) juga bisa sama. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk kebersamaan dan dalam rangka membangun ikatan solidaritas di antara mereka.
Seragam kerja di lingkungan instansi pemerintah tidak sama dengan seragam yang dipakai pada instansi swasta (perusahaan). Seragam di lingkungan pemerintah telah di atur dalam peraturan perundang-undangan yang telah disusun (pakaian dinas). Sementara seragam suatu perusahaan lebih fleksibel dan terkadang hanya diatur secara lisan.


 Fungsi Seragam Kerja
Bagi kalangan pengusaha (swasta) seragam kerja dimaksudkan sebagai bagian dari identitas (image) sekaligus sebagai sarana promosi produk, jasa atau layanan yang diberikan pada konsumennya. Umumnya seragam ini berlaku pada perusahaan komersil yang langsung melayani konsumen. 

Hal ini berbeda dengan seragam untuk perusahaan tambang, bagian pengamanan (security) maupun petugas kebersihan (cleaning service), yang lebih menonjolkan identitas, keseragaman dan posisinya sebagai pekerja daripada fungsi promosi. Sementara seragam kerja pada instansi pemerintah lebih menonjolkan sisi kedisiplinan dan wibawa pimpinan maupun pegawainya.


Tips Memilih Seragam Kerja
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih seragam kerja adalah modelnya. Setiap seragam yang digunakan berbeda sesuai dengan jenis usaha atau tempat kerjanya (perusahaan). Model seragam atau pakaian militer berbeda dengan model seragam kalangan sipil atau swasta, misalnya.

Kedua, gunakan jenis kain atau bahan yang cocok untuk kebutuhan di tempat kerja. Kain drill lebih cocok untuk seragam kerja di lapangan seperti mekanik atau pekerja tambang. Sedangkan kain katun lebih tepat untuk seragam di ruangan atau di kantor.

Ketiga, pilihlah warna yang menarik dan sesuai dengan suasana kerja serta sisi promosinya. Warna juga mencerminkan gambaran perusahaan atau tempat kerja itu sendiri. Pemilihan warna seragam yang pas akan mendukung aktivitas kerja itu sendiri.

Keempat, tentukan ukuran seragam yang sesuai. Tiap karyawan berbeda-beda ukurannya, misalnya S, M, L atau XL. Ukuran yang kurang tepat akan berpengaruh pada tingkat kenyamanan pekerja atau karyawan itu sendiri.

Kelima, harga dan tempat pembuatan juga perlu diperhatikan. Tips ini sangat penting karena kerapkali harga seragam yang tidak sesuai dengan kualitas produk yang dihasilkan. Dan ini pun berhubungan dengan pemilihan tempat konveksi pembuatan seragam itu.

Bila Anda membutuhkan seragam kerja yang tepat dan berkualitas Anda bisa mengunjungi Surewi-seragam.com sebagai referensi.

Tips Memilih Seragam Kerja Untuk Pertambangan atau Pekerja Lapangan

Karena banyaknya pertanyaan mengenai seragam yang cocok untuk lokasi kerja pertambangan atau juga seragam pekerja lapangan maka kali ini kami akan sedikit membahas mengenai apa saja yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pemesanan pakaian seragam tambang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu :


1. Model
Pakaian seragam tambang berbeda dengan seragam kerja pada umumnya, lokasi medan kerja yang berat dan panas memerlukan design yang nyaman dan enak dipakai agar para pekerja merasa nyaman dalam beraktifitas kerja karena akan berdampak juga dengan produktifitas para pekerja, selain itu juga untuk pemilihan warnanya dibuat lebih mencolok agar lebih safety. Untuk model biasanya menggunakan kemeja lengan panjang dengan bagian punggung dibuat agak longgar dan celananya biasanya menggunakan celana jeans atau bisa menggunakan celana model cargo, sedangkan untuk warnanya biasanya warna orange, biru laut atau warna terang lainnya dengan tambahan scotlight pada bagian dada dan lengannya.

2. Kain
 Kain yang digunakan untuk pakaian seragam tambang adalah berjenis twill atau drill. Untuk bahan dasarnya sebaiknya dari katun karena selain katun mempunyai tekstur yang lembut kain katun juga mempunyai kemampuan menyerap keringat dengan baik sehingga membuat kain katun adem jika dipakai. Kebanyakan penyedia kain di Indonesia jenis kainnya campuran antara katun, tetoron dan polyester seperti contohnya kain american drill, kain japan drill, taipan drill dan lainnya.

3. Bordir dan Aksesoris
Bordiran pada pakaian seragam tambang selain logo perusahaan dan nama karyawan perlu juga ditambahkan logo safety first agar mengingatkan para pekerja tambang atau para pekerja lapangan selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitas bekerja. Selain itu juga ditambahkan scotlight yang bisa mengeluarkan cahaya disaat gelap untuk menambah alat keselamatan bagi para pekerja. Scotlight ada 2 macam kualitas yaitu 3M atau lokal.

Demikian sedikit informasi mengenai pakaian seragam kerja tambang jika ada hal lain yang kurang jelas atau masih ingin ditanyakan dapat menghubungi team marketing kami untuk memberikan gambaran yang lebih jelas.

 sumber : www.garmenindonesia.com